Selasa, 23 Oktober 2012

KERIS SEBAGAI WARISAN BUDAYA




Keris ialah sejenis senjata pada jaman dahulu pada jaman kerajaan di gunakan sebagai senjata perang, Lambang Stastus sosial dan lambang lambang kewibawaan bagi pemiliknya. Senjata ini memang unik dan boleh didapati di kawasan berpenduduk Melayu seperti Malaysia, Indonesia, Singapura, Thailand Selatan, Filipina Selatan(Mindanao), dan Brunei ter warisi senjata ini.
Sayangnya orang enggan memiliki atau menyimpan keris, walau mungkin keris itu sendiri pusaka yang diturunkan nenek moyangnya karena Keris sering dihubungkan dengan Yoni atau dunia mistisnya.


Bila kita sangat sayang pada benda-benda seni yang dipajang dirumah, misal: guci, lukisan, patung dst, mengapa kita tidak sayang pada keris?? yang juga memiliki nilai seni yang sangat tinggi dan bahkan lebih dari itu, yaitu sebagai Warisan Budaya dari Nenek Moyang Bangsa.
Benarkah keris merupakan benda sakti? jawabnya ada pada anda semua. Demikian juga jika ditanyakan, benarkah keris itu indah? jawabnya juga ada dalam diri anda semua.
Tetapi untuk melestarikan keris, para pekerja seni banyak yang sudah mencurahkan perhatian.  Entah sebagai kolektor, pedagang, pengagum atau bahkan pembuat.
Mereka memiliki andil yang sangat besar dalam mengembangkan budaya warisan kita tersebut.



Asal-usul keris belum sepenuhnya terjelaskan karena tidak ada sumber tertulis yang deskriptif mengenainya dari masa sebelum abad ke-15, meskipun penyebutan istilah "keris" telah tercantum pada prasasti dari abad ke-9 Masehi. Kajian ilmiah perkembangan bentuk keris kebanyakan didasarkan pada analisis figur di relief candi atau patung. Sementara itu, pengetahuan mengenai fungsi keris dapat dilacak dari beberapa prasasti dan laporan-laporan penjelajah asing ke Nusantara. (http://id.wikipedia.org/wiki/Keris)

PERKEMBANGAN KERIS
sekarang keris digunakan sebagai benda asesoris (ageman) dalam busana untuk upacara upacara adat di Indonesia khususnya pulau Jawa. Keris pada jaman sekarang digunakan sebagai benda benda koleksi.
   (koleksi Begug manatan Bupati Wonogiri)

Sekarang keris banyak diburu oleh kolektor kolektor sebagai barang koleksi yang mempunyai nilai seni dan filosofi yang tinggi. tentu kita harus berbangga karena keris merupakan asli warisan budaya indonesia. 


 Pada 25 November 2005 di Paris-Perancis UNESCO mengakui bahwa keris merupakan warisan kemanusiaan dunia dari Indonesia (The Indonesian Keris a Masterpiece of the Oral and Intangible heritage of humanity).( http://ibnususanto.wordpress.com/2009/02/06/keris-sebagai-warisan-budaya-bangsa/ )
Pengakuan UNESCO
Nah harusnya kita mesti bangga dengan warisan leluhur kita dan kita wajib menjaga dan melestarikan budaya budaya indonesia biar nanti anak cucu kita bisa mengenal sejarah dari para leluhur mereka.


0 komentar:

Posting Komentar