Tampilkan postingan dengan label fauna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fauna. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 November 2014

Ikan Hias Termahal Di Indonesia

Super-Red--n1wan
Jika anda pecinta ikan hias, mungkin anda ingin mengetahui fakta ikan hias apa yang termahal di Indonesia dan terpopuler dipelihara. Memang jenis hewan ini menjadi pilihan utama bagi sebagian orang untuk dipelihara. Disamping menjadi investasi yang baik, perawatannya juga tidak rumit seperti binatang lainnya asalkan kita cukup serius memberikan perhatian.
Berikut inilah daftar 10 besarnya, seperti burung kicau, parameternya untuk menyatakan mahal dan tidaknya tergantung oleh beberapa faktor seperti jenis ikan, ukuran, faktor kebutuhan pasar dan lainnya. Berikut info yang dikutip dari berjambang.blogspot.com

10. Ikan Neon Tetra

Makanan Ikan Neon TetraDikenal dengan nama latin, Paracheirodon innesi, ikan ini berasal dari daerah Amerika Latin seperti Peru, Kolombia dan Brazil. Karena memiliki warna biru terang dibagian punggung dan putih perak di bagian abdomen, ikan ini sering dijadikan ikan hias. Harga ikan ini bervariasi sesuai ukurannya. Untuk ukuran 0.8 cm (usia 40 hari) dijual dengan harga Rp. 150 perekor.

9. Ikan Angel

Cara Pembiakan Ikan AngelDikenal dengan nama Angelfish atau Pterophyllum Sclare, ikan ini termasuk ikan hias karena bentuknya yang pipih dan mulutnya tajam. Ikan ini sangat mudah dipeliharra karena makananya mudah didapat seperti jentik nyamuk atau pelet. Harga ikan ini berkisar Rp. 3.500 untuk ukuran sekitar 3 cm.

8. Ikan Guppy

Gambar Jenis Ikan Guppy TermahalDikenal dengan nama ikan seribu atau ikan cere, ikan hias ini hidup di air tawar dan suka memakan jentik nyamuk sampai 100 jentik sehari sehingga dianggap dapat menumpas penyakit demam berdarah. Harga ikan ini sangat murah, berkisar Rp. 2.500 sampai Rp.10 ribu perekor.

7. Ikan Cupang Crowntail

Gambar Ikan Cupang CrowntailTermasuk jenis ikan cupang yang diperlombakan untuk kontes keindahan, ikan ini memiliki sirip yang unik seperti berbentuk kipas atau layar yang sobek. Di Indonesia, ikan ini dikenal dengan nama cupang serit. Harga ikan ini bervariasi dimulai dengan harga Rp. 15.000.

6. Ikan Mas Koki

Penyakit Ikan Mas Koki dan Cara MengatasinyaDikenal sebagai ikan hias yang hidup di air laut, ikan ini memiliki keunikan di sisiknya yang berwarna emas dengan bentuk mata yang besar dan melotot. Karena amat rawan pada kandungan ammonia, ikan ini membutuhkan perhatian yang sangat besar terutama pemenuhan kebutuhan gelembung udara dan makanan. Nilai jualnya mencapai Rp. 20.000 perekor.

5. Ikan Discus

Harga Jual Ikan Discus 2014Berasal dari lembah Sungai Amazon, ikan air tawar ini banyak dipelihara sebagai ikan hias di akuarium di Asia karena bentuknya yang indah dan warna sisiknya yang bagus. Variannya terbagi dalam 3 warna: hijau, coklat dan biru. Untuk ukuran 3 inchi, ikan ini berharga Rp. 75.000 sampai Rp.100.000

4. Ikan Oscar

Pakan untuk Ikan Oscar BatikKarena mempunyai bentuk dan warna yang menarik, kuning kemerahmerahan, ikan ini populer dikembangbiakkan di Indonesia dan terdapat berbagai jenis varietas karena perkawinan silang. Ikan ini sebaiknya hidup sendiri di aquarium karena tidak ramah dengan ikan lain. Harga ikan ini bervariasi antara Rp. 100.000 sampai Rp. 250.000.

3. Ikan Koi

Gambar Ikan Koi JepangBerasal dari negeri China dan dikenal dengan nama ikan karper, ikan hias ini merupakan kerabat dekat ikan mas dan dianggap pembawa keberuntungan. Untuk memelihara ikan Koi menjadi ikan yang cantik dan sehat termasuk punya nilai jual yang tinggi, ada 3 faktor yang diperhatikan yaitu bibit ikan, makanan dan kualitas air untuk pemeliharaan. Terdapat 24 varietas ikan ini di seluruh dunia. Harga untuk Koi Jepang berkisar Rp. 5 juta – 7 juta untuk ukuran 30-40 cm.

2. Ikan Lou Han

Pakan atau Makanan Terbaik untuk Ikan Louhan
Dikenal dengan nama Flowerhorn (Bahasa Inggris), ikan hias ini terkenal karena indahnya warna sisik dan adanya benjolan kelam di bagian kepalanya. Tiga jenis Ikan Lou Han yang ada di Indonesia adalah Golden Base, Cecu dan SRD. Makanan ikan ini dapat berupa makan kering dan beku seperti cacing daran, udang Prawn dan pelet. Harganya bisa mencapai Rp. 40 juta perekor.

1. Ikan Arwana

Dikenal dengan nama Siluk Merah atau Ikan Naga, ikan hias air tawar ini dapat ditemukan di kawasan negara-negara di Asia Tenggara. Disamping keindahan sisiknya, ikan ini mempunyai daya tahan fisik yang kuat. Karena populasinya terancam punah, ikan ini mempunyai harga jual yang cukup tinggi. Dikabarkan Ikan Arwana jenis Super Red Albino terjual dengan harga Rp. 1 Milyar pada Indonesia Pets Plants Aquatic Expo (IPPAE) tahun 2010.

Sumber
http://terselubung.in/umum/10-ikan-hias-termahal-di-indonesia.html

Kamis, 24 Januari 2013

Hewan Mitologi hidup di Indonesia!..

Hewan mitologi atau hewan legenda yang biasanya hanya kita dengar dari dongeng-dongeng ternyata ada di Indonesia setidaknya mirip dengan hewan mitologi yang dimaksud. Mau tahu hewan atau binatang apa saja itu?.. Berikut indonesiatop.blogspot.com akan memuat list hewan Indonesia yang mirip dengan hewan mitologi:

1. Burung Cendrawasih dengan Burung Phoenix


Burung Cendrawasih yang bisa ditemukan di Papua, Indonesia ini sering dijuluki dengan bird of paradise atau phoenix bird. Burung ini memang memiliki bentuk dan warnanya yang unik sekilas mirip dengan hewan mitologi Phoenix. Tentu saja bulu-bulu Cendrawasih bukan dari api seperti Phoenix. Walaupun begitu Cendrawasih adalah burung yang sangat indah bentuknya. Burung ini dikenal karena bulu yang sangat memanjang dengan warna merah atau kuning yang indah.

* Phoenix dalam mitologi dari Mesir kuno adalah burung api keramat. Phoenix membakar dirinya sendiri oleh api dan dilahirkan kembali dari api. Biasanya digambarkan mempunyai bulu emas dan merah.

2. Komodo dengan Naga



Pada awal abad 19 di Eropa tersiar kabar tentang adanya naga raksasa yang hidup di kepulauan Indonesia. Para pelaut militer Belanda waktu itu pernah memberi laporan bahwa makhluk tersebut kemungkinan berukuran sampai tujuh meter panjangnya, dengan tubuh raksasa dan mulut yang senantiasa menyemburkan api. Kolonial Belanda kemudian mengirim satu regu tentara terlatih, dan mendarat di pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur. Ternyata mereka menemukan Komodo. Komodo mirip naga-naga pada lukisan zaman abad pertengahan. Hal yang membedakan Komodo dari naga, ialah Komodo tidak menyemburkan lidah api.

*Dragon atau naga adalah hewan dengan ukuran yang besar. Mereka berbentuk reptil dan nafasnya dapat menyemburkan api.


3. Tarsier dengan Gremlin


Di pulau Sulawesi, ditemukan suatu tarsier kerdil yang masih hidup, salah satu primata yang paling langka dan paling kecil di dunia. Binatang ini memiliki mata dan telinga besar yang mirip dengan binatang Gremlin. Pygmy tarsier berukuran kecil dengan bobot hanya 50 gram. Hewan ini hidup di atas pohon dan banyak melakukan aktivitasnya di malam hari.

* Gremlin adalah tokoh monster bertubuh kecil dan berwarna hijau. Gremlin sangat mengganggu dan mengkonsumsi energi listrik. Menurut dongeng orang-orang Inggris, Gremlin suka merusak mesin pesawat.

4. Dugong dengan Duyung


Pernah dengar cerita pelaut yang pernah melihat duyung?.. Kemungkinan duyung itu adalah mamalia air yang dikenal sebagai dugong. Mamalia ini bisa ditemukan di perairan dangkal perairan Indonesia terutama kawasan timur. Dugong ini memang tidak memiliki badan manusia. Dugong adalah mamalia laut pemakan tumbuhan.
* Puteri duyung adalah makhluk air yang memiliki kepala dan tubuh layaknya seorang perempuan dan ekor menyerupai ikan.

5. Badak bercula satu dengan Unicorn


Marcopolo pada abad 13 dalam tulisannya pernah melihat Unicorn berwarna hitam di kepulauan Indonesia. Ternyata yang ditemukan Marco Polo itu bukannya unicorn, melainkan badak. Di Ujung Kulon terdapat Badak bercula satu seperti halnya Unicorn yang memiliki satu tanduk di kepalanya. Badak Jawa merupakan binatang terbesar di Jawa. Beratnya bisa mencapai 1,5 ton.

* Unicorn merupakan kuda dengan tanduk yang panjang di kepalanya.

6. Bekantan dengan Tengu



Orang-orang Jepang yang melihat Bekantan menyebutkan bahwa hewan ini mirip dengan tengu, makhluk mitologi yang dikenal di Jepang. Kera Bekantan merupakan kera yang memiliki hidung yang panjang berbeda dengan kera pada umumnya. Karena Hidung panjangnya ini, orang Jepang menyebutnya sebagai monyet Tengu. Bedanya Bekantan tidak memiliki sayap seperti Tengu. Bekantan bisa ditemukan di Pulau Kalimantan.
*Tengu adalah makhluk mitologi Jepang. Tengu memiliki wajah merah dan hidung yang luar biasa panjang. Tengu juga memiliki sepasang sayap, serta kuku kaki dan tangan yang sangat panjang.


Hewan-hewan Indonesia yang disebutkan tadi memang bukanlah hewan mitologi, mereka benar-benar ada tetapi hewan-hewan tersebut kini terancam kepunahan. Kalau mereka punah, mereka akan benar-benar menjadi hewan mitologi yang hanya akan jadi dongengan untuk anak cucu kita di masa depan. Kita bangsa Indonesia wajib menjaganya dari kepunahan.

http://indonesiatop.blogspot.com/search/label/Fauna